awas 8 gejala depresi !

  • oke artikel ini gue buat setelah beberapa saat yang udah agak lama gue baca salah satu buku pengembangan diri yang gua beli. semoga bermanfaat yaa.

depresi bisa berawal dari kesedihan. bersedih membuat kita mengalami depresi. Robert E. Lane dalam The Loss of Hapiness in Market Democracies (baaah mantep gilaa hahaha) menyatakan, “…untuk dapat dikatakan depresi, Anda harus memiliki paling tidak empat gejala dibawah ini yang berlangsung hampir setiap hari, selama paling tidak dua minggu :
•1. Selera makan hilang atau kehilangan berat badan yang sangat berarti (dalam keadaan tidak sedang diet);
•2. Susah tidur (insomnia yang secara mendadak, bukan bawaan dari waktu sebelumnya) dan hipertensi;
•3. Gerakan tubuh yang melambat (agitasi psikomotor);
•4. Kehilangan minat atau rasa senang pada kegiatan yang biasa dilakukan;
•5. Kehilangan tenaga, kelelahan;
•6. Merasa tidak berharga, menyalahkan diri, atau merasa bersalah yang berlebihan;
•7. Menggerutu atau menunjukkan hilangnya kemampuan berpikir sehingga sulit mengambil kesimpulan;
•8. Selalu muncul pikiran tentang kematian, bunuh diri, ingin segera mati (ini ekstrim banget deh !)
Sesungguhnya bersedih merupakan hal yang dilarang Allah loh, gue udah liat di Al-Qur’an
•’hai hamba-hambaku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati’ (QS. Al-Zukhruf [43]:68)
•’dan janganlah apa yang menimpa mereka membuat kamu bersedih hati’ (QS. Al-Hijr [15]:88)

sebenernya sedih wajar sih ya, asal jangan lebay dan nggak berlarut-larut..

‘sikap sedih akan memadamkan bara harapan, mematikan ruh cita-cita, dan membekukan semangat jiwa. kesedihan tak ubahnya seperti demam yang melumpuhkan kehidupan umat. kesedihan bahkan seperti barikade yang tidak mudah untuk dilalui dan menghalangi setiap pergerakan menuju kebahagiaan. bahkan, kesedihan merupakan situasi yang paling disukai syaitan karena melalui kesedihan syaitan menurunkan keyakinan hati manusia akan keadilan dan kasih sayang AllahSwt’ -La Tahzan-

pada konteks yang lebih lanjut, kesedihan berlebih dapat membuat kadar keimanan manusia menurun. naudzubillahi min dzalik

buat apa bersedih ? La Tahzan Wa La Takhaf, jangan takut dan jangan bersedih :)
semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua, gue juga khususnya hehe

sumber : my own blogspot

Category: General  Leave a Comment

Pertanian Desa Lingkar Kampus IPB

Opini tentang pertanian Indonesia, khususnya dari daerah asal saya yaitu Kabupaten Bogor Jawa Barat, kebetulan saya tinggal di daerah lingkar kampus Institut Pertanian Bogor, dimana warga sekitar daerah tersebut masih banyak yang berprofesi di bidang pertanian, walaupun sebagian hanya untuk usaha sampingan. Banyak lahan milik pribadi atau instansi yang mereka manfaatkan sebagai lahan untuk mencari nafkah. Kebanyakan lahan tersebut berbentuk sawah atau ladang yang didominasi oleh tanaman padi, sayur-mayur, dan umbi-umbian.

Hasil pertanian dari lahan tersebut ada yang dijual ke pengepul untuk dijual lagi ke pasar, atau digunakan sebagai kebutuhan pribadi. Menurut pengamatan saya, hasil pertanian yang berupa sayur-mayur dan umbi tergolong dalam kualitas yang baik, didukung dengan pengolahan lahan dan faktor curah hujan dan kondisi daerah yang tidak gersang.

Sebagai negara agraris, memang sudah sepantasnya penduduk Indonesia tetap mempertahankan dan terus memajukan pertanian Indonesia. Namun kenyataannya, masih saja kondisi pertanian dalam kondisi yang memprihatinkan akibat kurangnya penyuluhan pengembangan teknologi pertanian. Dibandingkan dengan bantuan aliran dana yang pada realisasinya tidak tersebar dengan baik, penyuluhan pengembangan teknologi pertanian cukup efektif untuk meningkatkan kualitas dan kondisi pertanian di setiap daerah.

Para buruh tani di daerah saya kebanyakan masih menggunakan teknologi sederhana, bahkan menggunakan cara yang mereka dapat dari jaman dahulu kala, padahal di jaman teknologi begitu cepat seperti sekarang, mereka juga membutuhkan inovasi untuk mengembangkan lahan pertaniannya.       Namun karena masih minimnya pengetahuan para buruh tani tersebut tentang teknologi yang lebih maju, penggunaan pestisida dan bahan kimia amat sangat jarang ditemukan, kebanyakan masih menggunakan pupuk kompos atau pupuk hewan dan bahan sisa daur hidup alami.

Berbeda dengan para buruh tani yang bertani di lahan milik instansi, mereka masih mendapatkan penyuluhan pengembangan pertanian dan mulai menerapkan teknologi baru dalam mengolah lahannya.

Namun tak hanya kualitas dan kondisi pertanian yang harus menjadi titik fokus masyarakat dan pemerintah, kesejahteraan para buruh tani pun perlu diperhatikan, tanpa mereka, belum tentu kita sendiri dapat mengolah lahan pertanian dengan baik.

Amat sangat jarang ada mahasiswa atau instansi yang memberikan penyuluhan untuk pengembangan pertanian di daerah saya, walaupun tidak begitu besar, ada selintas harapan dari para buruh tani di daerah saya untuk bias mendapatkan penyuluhan pengembangan pertanian. Akan lebih baik ketika sudah lulus nanti dan kembali ke daerah asal, dapat mengamalkan ilmu dan pengetahuan tentang pertanian kepada mereka.

Apabila kualitas dan kondisi pertanian daerah saya bagus, tentunya akan menjadi salah satu penyumbang kesuksesan pertanian Indonesia dan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.

Semoga ke depannya kita sebagai mahasiswa dan generasi penerus bangsa dapat ikut andil juga dalam memajukan pertanian Indonesia.

 

Category: General  Leave a Comment